Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Batang / Berita / Gebyar Paud 2026 Semarakkan Hari Anak Nasional Dan H U T Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Berita

Gebyar Paud 2026 Semarakkan Hari Anak Nasional Dan H U T Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Gebyar Paud 2026 Semarakkan Hari Anak Nasional Dan H U T Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

BATANG Semarak Gebyar PAUD Kabupaten Batang Tahun 2026 berlangsung meriah di Gedung Guru Kabupaten Batang, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Sayang Anak, Tumbuhkan Potensi, Bangun Masa Depan Bersama Bunda PAUD Kabupaten Batang” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk bermain, belajar, berekspresi, berkreasi, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan karakter positif sejak usia dini.

Gebyar PAUD 2026 diikuti oleh 800 peserta dari sekitar 500 lembaga PAUD se-Kabupaten Batang. Peserta berasal dari Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), Tempat Penitipan Anak (TPA), dan Taman Kanak-kanak (TK). Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai sarana memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna sekaligus mendukung stimulasi berbagai aspek perkembangan anak.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintah dan mitra pembangunan daerah. Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPUPR, Kepala DISLUTKAN, Kepala DISDUKCAPIL, Kepala DISPERMADES, Kepala DP3AP2KB, Kepala DISPAPERTA, Kepala DISPERPUSKA, Kepala DISKOMINFO, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Sekretaris beserta para kepala bidang di lingkungan Disdikbud, Korwil Bidik Kecamatan, Pengawas TK dan Penilik PAUD, serta para ketua organisasi mitra PAUD Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Soedibyo, menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti Gebyar PAUD sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Anak membutuhkan pengalaman langsung untuk belajar berinteraksi, bekerja sama, berani tampil, dan mengenali potensi dirinya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat diukur dalam waktu singkat. “Keberhasilan pendidikan baru terlihat 20 hingga 30 tahun ke depan, ketika anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat, nusa, dan bangsa. Tidak bisa dilihat hanya dalam hitungan 1 sampai 5 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz, menekankan pentingnya menyediakan ruang dan kesempatan yang konsisten bagi anak-anak PAUD untuk tampil di depan umum. Menurutnya, kegiatan seperti Gebyar PAUD dapat menjadi pengalaman positif yang membangun keberanian dan rasa percaya diri anak. “Harapannya ada banyak acara-acara, lomba-lomba, platform untuk anak-anak PAUD di Kabupaten Batang supaya mereka banyak exposure ke acara-acara seperti ini, supaya mereka menjadi lebih percaya diri,” ujarnya.

Semangat memperingati Hari Anak Nasional juga diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan ruang kepada anak untuk bermain dan berekspresi sesuai tahap perkembangannya. Sementara itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai karakter, kemandirian, kedisiplinan, keberanian, sportivitas, kebersamaan, dan cinta terhadap lingkungan sosial sejak usia dini. Dengan demikian, peringatan kedua momentum tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dihadirkan melalui kegiatan yang dekat dengan dunia anak.

Selain perlombaan, Gebyar PAUD 2026 juga memberikan perhatian pada penguatan budaya literasi sejak usia dini. Panitia secara khusus menghadirkan storyteller atau pendongeng untuk menghibur sekaligus memantik minat anak terhadap buku dan cerita. “Salah satu upaya kita supaya anak-anak Batang itu literasinya juga meningkat. Makanya untuk performer-nya ini kita undang, ini adalah storyteller,” tambah Faelasufa.

Sebanyak 20 cabang lomba dilaksanakan dalam tiga kelompok kategori. Untuk KB/SPS/TPA usia 23 tahun terdapat kegiatan menggiring bola dengan kipas bambu, halang rintang mengambil bendera, melompat simbol bilangan atau sudamanda, menyusun puzzle, dan finger painting. Kelompok usia 34,5 tahun mengikuti tari tradisional, estafet bola, baris-berbaris Polisi Hebat, estafet air, dan hafalan surah pendek. Sementara jenjang TK mengikuti 10 jenis lomba, antara lain bercerita dengan buku, kolase biji-bijian, mengurutkan bola angka, senam Anak Indonesia Hebat, membentuk plastisin, drumband, dan mewarnai gambar.

Dukungan terhadap Gebyar PAUD 2026 juga datang dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal. Kepala Perwakilan BI Tegal, Bimala, menyampaikan bahwa keterlibatan BI menjadi bagian dari upaya mengenalkan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah kepada anak sejak usia dini. Kolaborasi tersebut diwujudkan antara lain melalui lomba mewarnai dan berbagai kegiatan positif lainnya. “Sejak dini kita mulai ikut memasukkan bagaimana mereka Cinta, Bangga, Paham Rupiah, sehingga kita kemudian kolaborasi yang diwujudkan dalam lomba mewarnai dan beberapa lomba lainnya,” jelasnya.

Selain edukasi CBP Rupiah, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Batang dan BI Tegal juga diarahkan pada penguatan kepedulian sosial melalui pembiasaan transaksi digital menggunakan QRIS untuk penggalangan dana wakaf. Hasil penggalangan tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung pembangunan sumur bor guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa momentum kegiatan anak juga dapat menjadi ruang untuk mengenalkan nilai kepedulian dan berbagi kepada sesama.

Gebyar PAUD Kabupaten Batang Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperingati Hari Anak Nasional dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batang, Bunda PAUD, satuan pendidikan, organisasi profesi, orang tua, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Melalui rangkaian kegiatan yang menyenangkan, aman, dan berpusat pada anak, Gebyar PAUD diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kreativitas anak, menumbuhkan kemandirian serta karakter positif, mengenalkan nilai-nilai cinta tanah air, dan memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi serta mengembangkan potensinya sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan demikian, Gebyar PAUD tidak hanya menjadi kegiatan peringatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun fondasi sumber daya manusia Kabupaten Batang yang berkualitas sejak usia dini. Sayangi anak hari ini, tumbuhkan potensinya, dan bersama-sama bangun masa depan Indonesia dari Kabupaten Batang.